Lapangan Terbang Pondok Cabe Disulap Jadi Mall dan Pusat Bisnis
There are no translations available.

Lapangan terbang Pondok Cabe milik PT Pelita Air Service yang selama ini menjadi tempat latihan terjun payung Tentara Nasional Indonesia (TNI), bakal diubah Pemerintah Kota Tanggerang Selatan, Banten. Rencananya lapangan terbang itu akan “disulap” jadi mall dan pusat bisnis.

“Sebagai penggantinya akan dibuat mall, hingga saat ini pemesannya sudah banyak,” kata Pejabat Walikota Tanggerang Selatan M Shaleh di Tanggerang. Menurut Shaleh, saat ini lapangan terbang Pondok Cabe tidak lagi menguntungkan. Selain itu, suara bising dari pesawat terbang dikeluhkan para warga yang tinggal disekitar lapangan terbang.

“Suara bising dari pesawat terbang sangat dikeluhkan warga, karena membuat telinga mereka sakit. Ini banyak dikeluhkan oleh warga sekitar,” imbuhnya. Dia menjelaskan meskipun sering dijadikan tempat latihan terjun payung pasukan TNI-Angkatan Udara (AU), saat ini keberadaan lapangan terbang itu tidak bermanfaat.

Karenanya, dari kajian revisi tata ruang kota, Pemkot Tanggerang Selatan berniat meniadakan lapangan tersebut. “Tata ruang lapangan terbang pondok cabe harus diperbaharui”, jelasnya. Dia menyatakan, kota Tanggerang Selatan merupakan wilayah perkotaan yang harus jauh dari keberadaan lapangan terbang. Pemkot Tanggerang Selatan akan bertemu PT Pelita Air Service dan PT Pertamina sebagai pemilik lahan yang menyewakan tanah itu pada PT Pelita Air Services.

“Kita belum melakukan pembicaraan dengan mereka. Tetapi semua sudah kita persiapkan, tinggal menunggu jadwal pertemuan saja. “ pangkasnya.

Sumber : Rakyat Merdeka - 10 Desember 2009