BUSINESS ADVISORY

Ruang lingkup business advisory di PPA meliputi kegiatan restrukturisasi dan/atau revitalisasi, konsultasi dan pendampingan teknis pada BUMN sesuai dengan penugasan dari Menteri BUMN.

Tujuan restrukturisasi dan/atau revitalisasi (“R/R”) adalah untuk meningkatkan kinerja dan nilai BUMN secara sustainable jangka panjang dengan memperhatikan aspek komersial dan kesinambungan BUMN tersebut.

Pelaksanaan R/R BUMN dilakukan berdasarkan penetapan oleh Menteri Negara BUMN setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Negara BUMN No. 05/MBU/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-01/MBU/2009 Tentang Pedoman Retrukturisasi dan Revitalisasi Badan Usaha Milik Negara Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset.

Perkembangan penanganan kegiatan Business Advisory oleh PT PPA saat ini adalah sebagai berikut:

A. BUMN dalam Penanganan/Pengelolaan Business Advisory oleh PT PPA:
1. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
2. PT PAL Indonesia (Persero)
3. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)
4. PT Dirgantara Indonesia (Persero)
5. PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
6. PT Nindya Karya (Persero)

B. BUMN dalam Proses Kajian Pengalihan Saham ke PT PPA:
1. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
2. PT Survai Udara Penas (Persero)

C. BUMN dalam Pendampingan Teknis oleh PT PPA:
1. PT Boma Bisma Indra (Persero)

D. BUMN Yang Ditarik Penanganannya Namun Masih Punya Kewajiban di PT PPA:
1. PT Industri Gelas (Persero)
2. PT Djakarta Llyod (Persero)

E. BUMN dalam pengelolaan PT PPA berdasarkan Surat Kuasa dari Menteri BUMN:
1. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
2. PT Energi Manajemen Indonesia (Persero)
3. PT Industri Gelas (Persero)
4. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
5. PT Survai Udara Penas (Persero)
6. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)

Melalui surat ini, PT PPA diberi kuasa untuk melakukan segala hak dan kewenangan Menteri BUMN selaku Pemegang Saham BUMN dalam rangka R/R kecuali melakukan pemberhentian dan pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris serta mengambil keputusan dalam penggunaan laba BUMN.