RESTRUKTURISASI DAN/ATAU REVITALISASI BUMN Tujuan restrukturisasi dan/atau revitalisasi (“R/R”) adalah untuk meningkatkan kinerja dan nilai BUMN secara sustainable jangka panjang dengan memperhatikan aspek komersial dan kesinambungan BUMN tersebut. Pelaksanaan R/R BUMN dilakukan berdasarkan penetapan oleh Menteri Negara BUMN (“MBUMN”) setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan (“MKeu”), dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Negara BUMN (“Permenneg”) No. 01/MBU/2009 tentang Pedoman Restrukturisasi dan Revitalisasi BUMN oleh PT PPA. Permenneg ini mengatur Alur R/R BUMN sebagai berikut: Catatan: - Komite Restrukturisasi dan Revitalisasi (“Komite R/R”) terdiri dari MBUMN, MKeu, Menteri terkait dan wakil-2 Kementerian Negara BUMN, Departemen Keuangan, instansi lain yang terkait dan ahli yang relevan (diketuai oleh MBUMN);
- Penggunaan Dana Pengelolaan Aset untuk tujuan R/R pada setiap BUMN dibatasi maksimal 15% dari modal disetor PPA (±Rp 270 milyar). Penggunaan dana yang melampaui batas dimaksud perlu mendapat persetujuan dari MKeu.
Keterangan: - BUMN mengajukan usulan R/R kepada MBUMN yang dilengkapi dengan Surat Pernyataan Kesanggupan yang ditujukan kepada PT PPA;
- MBUMN menugaskan PT PPA untuk melakukan kajian/uji tuntas kelayakan R/R BUMN;
- PT PPA menyampaikan hasil kajian R/R kepada MBUMN;
- MBUMN menyampaikan hasil kajian kepada Komite R/R BUMN untuk dievaluasi;
- hasil evaluasi dari Komite R/R BUMN disampaikan kembali kepada MBUMN;
- MBUMN menyampaikan hasil evaluasi dari Komite R/R BUMN kepada MKeu untuk mendapat persetujuan;
- berdasarkan persetujuan MKeu, MBUMN menugaskan PT PPA untuk melaksanakan R/R BUMN;
- PT PPA dan BUMN yang di-R/R menandatangani perjanjian R/R.
Status R/R BUMN saat ini:
Status | BUMN | Kajian | 1. PT Boma Bisma Indra | 2. PT Industri Sandang Nusantara | 3. Perum Pengangkutan Djakarta | 4. PT Varuna Tirta Prakasya | 5. PT Dirgantara Indonesia | Proses Tindak Lanjut | 1. PT Kertas Kraft Aceh | 2. PT Balai Pustaka | 3. PT Djakarta Lloyd | 4. PT Survai Udara Penas | 5. Perum Produksi Film Negara | 6. PT Industri Kapal Indonesia | Implementasi/Monitoring | 1. PT Waskita Karya | 2. PT PAL Indonesia | 3. PT Merpati Nusantara Airlines | 4. PT Iglas | Selesai | 1. PT Berdikari | 2. PT Semen Kupang | 3. PT Hotel Indonesia Natour | 4. PT Primissima |
|