| Program Kerja Bina Lingkungan |
|
Strategi program pemberdayaan masyarakat yang sepenuh hati diharapkan mampu mendorong kemandirian dan mengurangi angka kemiskinan
Belum lama ini, sebagai salah satu wujud kegiatan Bina Lingkungan PT PPA tahun 2009 tersebut, telah dilaksanakan Pelatihan Pengelola Tambak Organik Budidaya Bandeng dan Udang Windu di Desa Tanjung Pakis, Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Berdasarkan permasalahan tersebut PT PPA merasa perlu untuk memberikan pelatihan pengelolaan dan budidaya tambak dengan mengunakan metode organik. Metode ini dapat menjaga kondisi lahan tetap subur sehingga hasil panen dapat lebih baik sekaligus juga dapat menekan biaya pakan. Hasil akhirnya adalah meningkatnya taraf ekonomi para petani sekaligus menjaga lingkungan agar tidak rusak akibat pengunaan bahan kimia.
Pelatihan dilaksanakan selama 3 bulan penuh yang terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama, Pelatihan dalam bentuk Inhouse Training yang dilaksanakan selama 2 hari. Hari Pertama adalah materi mengenai Paradigma Pemberdayaan Untuk Perubahan Komunitas, Pola Pengelolaan Organik dan An Organik bagi tambak dan Peran Pemerintah dalam Optimalisasi Potensi Tambak di Karawang. Hari kedua mengenai Pengolahan Potensi Lokal, Praktek Pengelolahan Lahan Tambak Organik dan Pakan Alternatif lainnya dan Pengolahan Bandeng tanpa tulang lunak. para petani tambak praktek langsung ke demplot percontohan dengan didampingi tenaga pendamping lapangan (TPL). Kegiatan praktek ini dilakukan pada tambak salah satu anggota kelompok yang tidak terpakai dengan memberikan bibit bandeng dan udang windu untuk dikelola bersama.
Tidak hanya berhenti sampai disana, Program Bina Lingkungan ini difollow up-i dengan memberikan bantuan permodalan melalui Program kemitraan PT PPA kepada para petani tambak udang windu dan bandeng. Melalui program kemitraan ini diharapkan permasalahan modal yang sering dialami para petani dapat ditanggulangi. Mengingat jasa administrasi yang dikenakan sebesar 6% per tahun jauh di bawah bunga yang mereka pinjam di rentenir ataupun suku bunga bank. Pemberdayaan ekonomi secara komprehensif pun kini telah dilaksanakan dengan mensuport berbagai program lainnya seperti pembuatan sarana air bersih, perbaikan jalan dan pengadaan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini yang terhitung menjadi hal yang masih mahal bagi para petani tambak ini. Selain kegiatan diatas, PT PPA juga melakukan program Bina Lingkungan ke lima pokok kegiatan lainnya yaitu program tanggap darurat untuk Korban Bencana Alam, Pendidikan dan atau Pelatihan, Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Pengembangan Prasarana dan Sarana Umum, Bantuan Sarana Ibadah serta Pelestarian Alam. Pelaksanaan PKBL PT PPA ini diharapkan dapat mampu mewujudkan 3 pilar utama pembangunan (triple tracks) yang telah dicanangkan pemerintah yaitu: (1) pengurangan jumlah pengangguran; (2) pengurangan jumlah penduduk miskin; dan (3) peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain itu diharapkan, melalui PKBL dapat terjadi peningkatan partisipasi BUMN untuk memberdayakan potensi dan kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat dengan fokus diarahkan pada pengembangan ekonomi kerakyatan untuk menciptakan pemerataan pembangunan.
|