News and Highlights

News and Highlights

Home     /     News and Highlights     /     News

21 Februari 2020

Kick Off Meeting Penerbitan Obligasi PT PPA Tahun 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Jumat, 21 Februari 2020 bertempat di Conference Room PT PPA Lantai 9 telah dilaksanakan Kick Off Meeting Penerbitan Obligasi PT PPA Tahun 2020. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT PPA Bapak Iman Rachman, Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja Bapak Muhammad Irwan, Direktur Investasi Bapak Nasrizal Nazir, Direksi PT PPA Kapital dan PT PPA Kapital, para kepala divisi PT PPA, serta perwakilan para profesi penunjang. Profesi penunjang penerbitan obligasi PT PPA tahun 2020 terdiri dari :

  1. Penjamin emisi yaitu PT Danareksa Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk;
  2. Konsultan hukum yaitu Marsinih Martoatmodjo Iskandar Law Office
  3. Wali amanat dan agen pemantau yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  4. Notaris yaitu Lenny Janis Ishak, SH
  5. Kantor Akuntan Publik yaitu Amir Abadi Yusuf, Arianto, Mawar dan Rekan
  6. Pemeringkat Efek yaitu PT Pemeringkat Efek Indonesia

Bapak Iman Rachman menyampaikan bahwa target penerbitan Obligasi I Perusahaan Pengelola Aset Tahun 2020 dapat memperoleh peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia yaitu idA (Single A) atau sama dengan Surat Berharga Komersial (SBK) dan Medium Term Notes (MTN) yang telah diterbitkan sebelumnya pada tahun 2020. Obligasi akan diterbitkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000,- (satu triliun Rupiah) dalam 3 seri yaitu seri A dengan jangka waktu 3 tahun, seri B dengan jangka waktu 5 tahun dan seri C dengan jangka waktu 7 tahun. Direksi menargetkan dana efektif dapat diterima pada 15 Mei 2020 mendatang. Penerbitan obligasi ini telah mendapat persetujuan Kementerian BUMN melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) RKAP 2020.

 “Kami berharap proses penerbitan obligasi ini bisa selesai sebelum Lebaran yaitu pada Mei 2020. Kita telah punya pengalaman menerbitkan MTN dalam waktu 2 bulan, semoga penerbitan obligasi ini juga dapat on schedule,” ujar Bapak Iman Rachman.