Program Highlights

Program Highlights

Home / Program Highlights

26 April 2022

Membangun Masa Depan sebagai National Asset Management Company

Sedikit kilas balik ke tahun 2004, PPA didirikan dengan maksud dan tujuan hanya untuk mengelola aset eks BPPN.  Ketahanan PPA terbentuk sejak awal karena Perusahaan dituntut untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan aset negara, tentunya didukung oleh orang-orang yang tangguh.  Kini, di usianya yang ke-18 tahun, PPA semakin matang untuk mengejar visinya  sebagai satu-satunya National Asset Management Company (NAMCO) di Indonesia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, PPA terus melakukan berbagai perbaikan, mulai dari model bisnis dengan 3 Pilar Bisnis baru, yaitu Restrukturisasi &Revitalisasi BUMN, Pengelolaan NPL Perbankan, dan Special Situations Fund. PPA juga memperkuat fondasi melalui perbaikan manajemen risiko, penguatan tata kelola perusahaan yang baik, yang semuanya dilakukan berdasarkan nilai-nilai AKHLAK.

Sepanjang tahun 2020 dan 2021, PPA diberikan kepercayaan yang lebih besar untuk menjadi instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan nilai BUMN melalui Surat Kuasa Khusus (SKK) Menteri BUMN sebagai pemegang saham aktif lebih dari 20 BUMN. PPA juga diberikan dukungan modal melalui inbreng 5 saham minoritas milik negara kepada PPA senilai Rp2,9 triliun.

Di tahun 2021, PPA membukukan kinerja keuangan yang solid yang melebihi target 2021, di mana Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar 62% di atas RKAP 2021 dan laba bersih sebesar 350% melebihi RKAP 2021.

Selain itu, PPA juga sukses mengurangi risiko neraca melalui peningkatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) menjadi Rp2,9 triliun (129% dari total aset non-produktif) dari Rp1,8 triliun (32% dari total aset non-produktif) pada akhir 2020.

Peningkatan kualitas aset portofolio juga berdampak positif di mana profil likuiditas PPA per akhir 2021 mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan kas bersih tahun 2020 sebesar Rp478,8 miliar menjadi Rp2,17 triliun pada tahun 2020, atau meningkat sebesar 353% YoY.

Kemampuan PPA untuk meningkatkan proses bisnis, memperkuat manajemen risiko dan likuiditas Perseroan berhasil meningkatkan kepercayaan Lembaga Pemeringkat yang memberikan peringkat AA kepada PPA (Fitch Ratings dan Pefindo) dari peringkat A sebelumnya oleh Pefindo pada tahun 2020.

Selain kinerja keuangan yang solid, PPA juga meraih 2 penghargaan internasional, yaitu “IFN Restructuring Deal of The Year 2021” dan “IFN Indonesia Deal of The Year 2021”.  Penghargaan ini merupakan pengakuan publik internasional atas inovasi yang dihadirkan PPA dalam pengelolaan  Aset Berkualitas Rendah Bank Muamalat senilai Rp10 triliun. Yang membanggakan adalah PPA berhasil mengalahkan 2 kandidat finalis lainnya dari Malaysia dan Mesir. Tak ketinggalan penghargaan lainnya, seperti “Keterbukaan Informasi Publik dengan predikat Cukup Informatif” dan “Peringkat 1 Pilar Ekonomi dari TJSL Awards”.

Sejumlah prestasi tersebut mendorong seluruh insan PPA untuk mengeksplorasi masa depan. Dengan transformasi yang dilakukan, PPA sebagai bagian dari Danareksa Holding siap menjadi satu-satunya NAMCO di Indonesia.

Peran baru PPA kini divisualisasikan melalui wajah baru yang menggambarkan komitmen PPA untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menjadi perusahaan yang bertanggung jawab. Wajah baru PPA tentu menjadi pilihan seluruh karyawan PPA, yang juga mendapatkan restu dari Menteri BUMN sebagai Pemegang Saham PPA.

Dengan peluncuran logo PPA baru, kami siap untuk membangun sejarah baru sebagai NAMCO.